Want More Kiss?


Wantmorekiss

Author : ShanShoo

Casts : Byun Baekhyun of EXO-K | Choi Haneul (OC)

Genre : Romance, fluff (Maybe)

Length : Ficlet

Rating : PG-16

Disclaimer : FF ini hasil imajinasi author, apapun yang terjadi di antara Baekhyun dan Haneul, mohon dimaklumi. Mereka memang pasangan yang aneh/? ๐Ÿ˜€

Happy reading~

Haneul memperhatikan jalan raya kota Seoul di hadapannya dengan punggung yang bersandar pada dinding kokoh toko kue miliknya di luar. Kedua tangannya ia masukkan ke dalam saku celana jeans-nya, lantas menggumamkan nada lagu untuk mengusir kesepian. Manik kelamnya berputar ke segala arah, menatap gedung tinggi nan mewah di sana, bertemankan gemerlap cahaya lampu-lampu yang berkerlap-kerlip indah.

Sudah 30 menit lamanya Haneul menunggu kedatangan Baekhyun untuk menjemputnya pulang sehabis toko kue tutup, dan tentu saja hal itu membuat Haneul mau tak mau harus menelan bulat-bulat rasa kesal, kesal dan kesal yang terus mengerumuni hatinya.

Sekilas, Haneul melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya, yang menunjukkan pukul 7.40 malam. Bukankah itu berarti, Haneul sudah menunggu Baekhyun lebih dari 30 menit? Oh, yang benar saja?

Lagi-lagi, Haneul menggerutu. Ia menghentakkan alas sepatu kiri ketsnya dengan keras, karena ia benar-benar kesal menunggu Baekhyun sampai selama itu. Tak mau membuang banyak waktu, Haneul memutuskan untuk pulang seorang diri dengan menggunakan taksi yang sudah terlihat sedikit dari pandangannya.

Baru saja Haneul akan menyetop taksi itu, mobil Baekhyun berhenti dengan teratur di hadapannya. Membuat Haneul membuang napas kasar dan melipat kedua tangannya di depan dada. Sepertinya ia mengurungkan niatnya untuk menghentikan taksi itu.

Baekhyun buru-buru keluar dari mobilnya, ia memandang cemas pada Haneul yang sepertinya tengah marah padanya. โ€œUhm,โ€ Baekhyun berdehem kecil untuk mencairkan suasana tegang antara dirinya dan Haneul. โ€œapa kau…sudah lama menunggu?โ€

Belum genap 5 detik mereka terdiam, Haneul berujar, โ€œApa kau pikir 45 menit adalah waktu yang sebentar untuk menunggu kedatanganmu?โ€ Baekhyun tercengang mendengar Haneul yang memarahinya hingga memasang raut wajah menakutkan.

โ€œHaneul-ah, akuโ€•โ€

โ€œAku akan pulang sendiri, kau…pulanglah. Simpan energimu untuk hari esok.โ€ Haneul memutar bola matanya jengah, lalu berjalan melewati Baekhyun begitu saja.

Dengan sigap, Baekhyun menahan tangan gadisnya. โ€œBahkan kau belum mendengar alasan mengapa aku terlambat menjemputmu.โ€ Ujar Baekhyun sambil berusaha menahan tawanya.

โ€œApakah harus?โ€ Haneul bertanya tanpa menolehkan kepalanya ke arah Baekhyun.

โ€œTentu saja, karena ini sangat penting. Tapi…kalau kau tidak mau mendengarnya, tidak apa-apa.โ€

Haneul menghela napas panjang. Kini wajahnya menoleh pada Baekhyun ketika pria itu menoleh juga padanya. โ€œJadi, apa alasanmu telat menjemputku?โ€

Sebelum Baekhyun menjelaskannya, terlebih dahulu ia membawa Haneul memasuki mobil sport-nya yang hitam mengkilap. Ia membukakan pintu penumpang bagian depan untuk Haneul, dan gadis itupun memasukinya tanpa berbicara sepatah katapun. Setelahnya, Baekhyun berlari kecil mengitari mobil bagian depannya, membuka pintu kemudi, lalu duduk di samping Haneul.

โ€œAku harap kau tak semakin kesal padaku jika aku mengatakannya.โ€

โ€œTerserah, cepatlah katakan.โ€ Kata Haneul sedikit enggan, ia masih menyimpan rasa kesal pada Baekhyun.

โ€œAku terlambat menjemputmu karena aku ketiduran dan bermimpi indah.โ€ Baekhyun memulai pembicaraannya, dan menatap lekat-lekat sosok gadis berambut coklat di sampingnya.

โ€œLalu, kenapa kau tak meneruskan mimpi indahmu itu, huh?โ€ balas Haneul yang kini menatap Baekhyun.

โ€œSeharusnya kau bertanya, โ€˜kau mimpi apa, Baek?โ€™โ€ Baekhyun mengerucutkan bibirnya, dan itu membuat Haneul mati-matian menahan jemarinya untuk mencubit kedua pipi tirus Baekhyun karena gemas.

Baekhyun melanjutkan, โ€œAku bermimpi tengah bersama denganmu, bermesraan denganmu, dan mencium bibirmu sampai puas.โ€

Haneul melebarkan kedua matanya, memberikan pandangan yang terkesan menyeramkan untuk Baekhyun. โ€œKau bermimpi apa?โ€

Pertanyaan itu membuat Baekhyun tertawa ringan, mata sipitnya terlihat semakin tenggelam seiring dengan tawanya yang semakin renyah. โ€œKau tak percaya? Ah, aku sangat menikmati ciuman kita dalam mimpi itu. Apalagi jika…โ€

Chu

โ€œJika kita melakukannya di dunia nyata, aku sangat sangat menikmatinya.โ€

Haneul terkesiap. Rona merah terpancar dengan jelas di kedua pipi gadis itu. Bibirnya bergetar menahan gejolak yang dirasakan dalam hatinya ketika ia mendapat ciuman singkat yang mendarat di bibir tipisnya. Matanya mengerjap pelan, mengamati lekuk wajah Baekhyun yang berseri-seri.

โ€œKenapa kau…โ€

โ€œAku tak mau melanjutkan mimpi indah itu. Karena aku tahu, itu hanyalah bunga tidurku saja. Bukan kenyataan. Untuk apa aku melanjutkan mimpiku, jika aku bisa mendapat ciuman itu dalam dunia nyata, hm?โ€

Oh, baiklah. Haneul tak dapat menyembunyikan senyuman manisnya mendengar celotehan Baekhyun yang terdengar berlebihan itu. Ia akui, hatinya terasa membaik saat ia mendapat ciuman singkat dari Baekhyun, kekasihnya. Kini, tak ada lagi rasa kesal, amarah, emosi pada Baekhyun setelah ia mendengar alasan Baekhyun yang mungkin sedikit tak logis baginya.

โ€œBaekhyun-ah, aku memaafkanmu.โ€ Ucap Haneul.

โ€œWoah, bahkan aku belum mengatakan permintaan maafku, kau sudah memaafkanku. Apa ciumanku barusan berpengaruh besar bagimu?โ€ Baekhyun tersenyum menggoda.

โ€œSialan, kalau begitu aku belum mau memaafkanmu!โ€ Haneul merasa dirinya benar-benar bodoh hanya karena ia terlarut dalam suasana romantis tadi bersama Baekhyun, hingga ia tak menyadari kalimat yang ia lontarkan barusan pada pria itu.

โ€œBaiklah, baiklah. Aku minta maaf, ya?โ€ Baekhyun mencubit pipi kiri Haneul dengan gemas, sehingga membuat pemiliknya kembali merasa panas menjalar di pipinya dan tak bisa menahan senyumannya.

โ€œAku memaafkanmu, Baek.โ€ Jawab Haneul dengan kedua sudut bibir yang tertarik melengkungkan senyuman tulus.

โ€œTerima kasih.โ€ Baekhyun balas tersenyum manis.

โ€œHaneul-ah,โ€ lanjut Baekhyun. โ€œApa kau menginginkan ciuman yang lebih dari yang tadi? Kurasa ciuman itu terlalu singkat dan terasa hambar. Jadi, bagaimana?โ€

Belum mendapat respon sedikitpun dari Haneul, Baekhyun sudah terlebih dulu mendaratkan bibir tipisnya di bibir Haneul sembari memejamkan kedua matanya. Haneul terdiam selama beberapa saat sebelum ia tersenyum dalam ciumannya, ia balas mencium Baekhyun dan melingkarkan tangannya di tengkuk pria itu.

 

โ€˜Kau selalu memberiku banyak kejutan, Baek…โ€™

 

FIN

Okedehh sekian ajaa kisah cintanya Baekhyun sama Haneul. Tapi aku bener-bener ga yakin apa ff ini emang berunsur romance atau ngga ๐Ÿ˜€

Aku tunggu review-nya, yah ๐Ÿ˜‰

Iklan

60 comments

  1. ini serius nih aku yg pertama atau aku udh yg kesekian*celingak-celinguk yehet
    horeee ga bisa tidur malah baca ff ini bekhyunnnn manis banget sm haneul wohooo baekneul couple jjang*mendadak ngship hahaha ditunggu karyanya yg lain fighting

  2. Ini romance banget kak sweet lagi, apalagi bibirnya Baek lebih sweet :v hoho
    Aduuh jadi inget mimpi yang waktu itu, mimpi aku sama Kai :v gakgakgak

    Buat ffnya (y) (y) (y) (y)
    Keep writing ๐Ÿ™‚

  3. omg baekhyun pervert modus banget yakkk bilang aja biar gk kena omel terus pake alasan mimpi tapi manisssnya mereka bikin haneul luluh apalagi yang baca ini dah semerah apa pipinya *apasichini*
    keren keren

  4. Haneul Baekhyun ini ff oneshot ato series ya Eon? anyway mau itu series, oneshot, ficlet, drabble sekalian kalo Baekhyun aku tetep suka. Secara dia bias. He he.. malah curhat.. keren Eon.. ditunggu ff Baekhyun selanjutnya ya…

  5. Aduh aduh… Mau dong dicium baek????? WKWKWKWK. jadi baper nih bacanya kepengen dicium baek juga LOL. Kereeeeeeeen pokoknyaaa ih sweet bangetโ™ฅ Semangat terus unnie

  6. Kyaaaa tumben haneul mau ngebales ciuman dr bang baek, aduh mereka pasangan yg sungguh sweet dan menggemaskan
    Jd penasaran kl misalx haneul udah gak polos lg gimn ya? Pasti seru
    Ffx great ditunggu cerita lain dgn oc mereka berdua
    Keep writing eon
    Hwaiting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s