Stay Here


namjoon

credit picture by vingle.net

-ShanShoo’s present

Tak ada yang lebih menyenangkan dari mendapatkan sebuah traktiran permen kapas dan juga es krim yang diselimuti lelehan cokelat di atasnya. Oh, tidak, Jeon Minhee bersumpah bahwa ia sama sekali tidak meminta semua ini. Karena tahu-tahu saja, Kim Namjoon telah berdiri di hadapannya seraya berkata bahwa ia akan mentraktir Minhee asalkan cewek itu mau menemaninya berjalan-jalan selepas jam pelajaran sekolah resmi usai.

Maka dari itu, ketika keduanya telah keluar dari kedai sembari tangan cewek itu memegang cone es krim kesukaannya, dunia terasa lebih indah dan kalau Minhee boleh beramsumsi, ia merasa seperti berada di surga.

“Sudah puas, kan?” Namjoon, si cowok bertubuh tinggi semampai, dengan rambut dicat warna silver itu menolehkan kepalanya dan agak menurunkan pandangan pada si cewek Jeon. Maklum, tinggi badan di antara mereka cukup jauh. Mungkin terpaut sepuluh senti? Entahlah.

Yap!” sahutan si cewek sedikit melegakan hati Namjoon. Well, meski Minhee tidak tahu apa motif di balik ajakan traktiran teman sekelasnya itu, ia tetap tak mengacuhkannya. Toh, mendapat dua makanan manis ini dalam waktu yang bersamaan merupakan keinginannya yang dipendam selama beberapa waktu.

Lalu, pandangan Namjoon beralih pada sepasang muda-mudi yang tengah pamer kemesraan. Refleks saja tangan Namjoon merangkul bahu Minhee, membuat keduanya saling bersisian dalam jarak yang telah terkikis habis. Minhee yang masih sibuk menjilati es krimnya lantas bertanya, “Kenapa?”

“Sudah, diam saja di sini.” Katanya, memerintah. Dan, Minhee kembali bersikap tak acuh. Istilahnya, peduli amat, deh. Yang penting, Minhee harus banyak-banyak bersyukur dan berdoa pada Tuhan, semoga Namjoon mentraktirnya lagi di lain waktu.

Tak lama, pasangan muda-mudi yang sejak beberapa detik lalu menjadi alihan fokus Namjoon itu menolehkan kepalanya pada si cowok Kim. Cewek di seberang sana agaknya kaget mendapati Namjoon tengah bersama seorang cewek bersurai panjang dan berwarna hitam legam. Tak mau kalau kekagetannya menjadi sorot utama Namjoon, sang cewek lekas mengamit lengan yang … mungkin saja pacarnya, untuk segera melangkah cepat meninggalkan area di mana cewek itu dan Namjoon saling bertukar pandang.

Oke, selesai sudah. Namjoon melepaskan rangkulan hangatnya. Dan lagi, Minhee bertanya, “Kau kenapa, sih? Aneh sekali!”

“Tidak apa-apa,” sahut Namjoon, pun mengajak Minhee untuk menyusuri tepian trotoar yang cukup ramai lagi.

“Memangnya aku ini bodoh, huh? Aku tahu kok, kalau tadi kau itu memerhatikan orang lain yang sedang pacaran,” Minhee berujar di sela aktivitasnya menjilati es krim yang hampir habis, menyisakan cone-nya yang masih dilumuri lelehan cokelat di bagian dalam.

“Yah, aku cuma mau menunjukkan ke cewek itu, kalau aku juga sudah punya pacar.” cengiran lebarnya mulai terbit. Yang itu tandanya, tak sedikit pun Namjoon berlaku acuh pada kernyitan samar di kening Minhee.

“Kok begitu? Memang kau mengenalnya?”

“Koreksi,” sahut Namjoon, “Aku dan cewek itu saling mengenal. Lebih tepatnya … dia adalah mantan pacarku.”

Minhee menghentikan langkah, menatap Namjoon tak percaya. Binar-binar terang di netra sang cewek kini padam sudah. Berganti menjadi kejengkelan tiada tara. Alih-alih tak mengacuhkan apa pun kegiatan yang dilakukan Namjoon seperti tadi, Minhee memilih menginjak sepatu Namjoon keras-keras, meluncurkan ringisan cepat di bibir cowok itu.

Heh, Kim Namjoon!” Minhee mulai mengobarkan api kemarahannya. “Lain kali, enggak usah kau mengajakku dan mentraktirku lagi jika itu hanya untuk memamerkan kemesraan palsu di depan mantanmu, dasar Jomblo Kurang Kerjaan!”

Tak heran kalau Minhee mendapati Namjoon masih meringis kesakitan karena injakannya barusan. Karena menurutnya, rasa sakit cowok itu kurang sepadan dengan rasa kesal yang ada dalam diri Minhee.

Menjadikan Jeon Minhee sebagai pacar bohongannya Kim Namjoon secara tidak langsung? Apa dia ingin mati muda, huh?!

-oOo-

Iklan

8 comments

  1. Hadeuuuh… Namjoon, akan aku jitak pala mu itu sampai bubuk#kejam. Jahat banget ihh kau sungguh kejam, Joon. Aku mau kita putus ;-( 😦 se-ka-rang!!#eh? Aty kira saat namjoon ngerangkul minhee pengen niruin pasangan itu. Sudahlah, pusing bahasnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s