Students Exemplary


97c377ac08bab25ae2cc89feb370ed65

-ShanShoo’s story

Kudengar, Moonbin masuk Ruang Kedisiplinan hari ini.

Aku tak tahu, apa yang Moonbin lakukan sampai-sampai cowok bongsor itu dipanggil ke ruangan tersebut. Padahal setahuku, Moonbin adalah siswa teladan. Jarang sekali ia mendapat hukuman seperti itu, ah, jangankan dihukum, mendapat teguran saat di dalam kelas saja belum pernah.

Makanya, setelah mendengar berita tak mengenakkan itu, aku memilih keluar ruangan kelas menuju ke Ruang Kedisiplinan. Memang, aku tak bisa memasukinya, terkecuali kalau aku sengaja berbuat ulah atau melanggar salah satu peraturan yang ditetapkan di sekolah. Tapi, masa bodoh! Aku akan menungguinya di luar saja, bermaksud untuk bertanya tentang apa yang telah ia lakukan pagi ini.

Lima menit berlalu, dan aku masih tetap duduk di sini, sambil sesekali melirik jamku yang telah menunjukkan puluh sepuluh pagi. Well, masih ada waktu sebelum jam istirahat berakhir.

Rasa bosan mulai menyambangi, dan aku nyaris pergi meninggalkan area Ruang Kedisiplinan kalau saja Moonbin tak keluar dari sana seraya menatapku terkejut.

“Jeona? Ngapain kau di sini?” adalah pertanyaan yang terlontar dari mulutnya. Lekas saja aku berdiri dan mendongak demi membalas tatapannya.

“Menunggumu.” Sahutku, setengah kesal, setengah bahagia. “Kenapa kau masuk ke sini? Memangnya kau―”

“Enggak,” belum rampung kalimatku, Moonbin membawaku berjalan meninggalkan koridor menyeramkan itu sambil terkekeh, yang asal kau tahu saja, aku tak mengerti bagaimana bisa Moonbin terkekeh seperti itu, sedangkan aku beneran cemas pada keadaannya.

“Enggak, katamu? Lalu?”

“Penasaran?” Moonbin berhenti melangkah, begitu pun aku yang tak mampu meratakan kembali kerutan di keningku.

“Iya. Katakan padaku, kenapa kau―”

“Aku adalah saksi mata atas pelanggaran yang dilakukan Yoon Sanha, hari kemarin.”

“Hah?” sontak saja aku menganga, tak percaya. Tapi Moonbin menanggapinya dengan kekehan lagi.

Yep. Kemarin adik kelas kita itu ketahuan olehku mencoba untuk membolos. Mmm, omong-omong, dasar sombong anak itu, mentang-mentang punya badan tinggi, seenaknya dia memanjat dinding belakang sekolah,” katanya, menggaruk belakang kepalanya pelan-pelan.

Alih-alih menyahut, aku malah tertawa saking senangnya.

Tuh, kan, kubilang juga apa? Moon Bin itu bukanlah siswa yang nakal atau apa pun itu. Dia adalah siswa paling teladan yang pernah kukenal selama ini. Maksudku … selama aku menyandang status sebagai pacarnya.

-oOo-

Iklan

6 comments

  1. Coba baca ff yg cast nya bukan anak” exo, walau nggak begitu “tahu” siapa moonbin!? Emang ruang kedisiplinan seangker itu ya,kok shock banget tuh si Jeona nya,pas tau pacarnya di panggil ke ruang kedisplinan?!

    1. Moonbin itu anak ASTRO kak 😂😂😂😂 aku juga lagi nyoba keluar dari zona nyaman 😳
      Yah, anggap aja ruang kedisiplinan itu ruang BP 😂😂😂😂 tempatnya anak2 nakal dihukum xD
      Makasih udah komen ^^

  2. Hahahahahahai. Aku kira moonbin ngelakuin apa, ternyata jadi saksi. Sebagai pacar harus khawatir kalau pacarnya ada di tempat gitu, couple baru nihhh. 😀 😀 😀 horeee

  3. “Aku adalah saksi mata atas pelanggaran yang dilakukan Yoon Sanha, hari kemarin.”
    kasian bgt sanha dapet cast “Yep. Kemarin adik kelas kita itu ketahuan olehku mencoba untuk membolos. Mmm, omong-omong, dasar sombong anak itu, mentang-mentang punya badan tinggi, seenaknya dia memanjat dinding belakang sekolah,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s